
Bollard Curve 50 Ton merupakan perangkat tambat kapal yang digunakan untuk mengikat tali saat kapal bersandar di dermaga. Bentuknya yang melengkung menjadi ciri khas produk ini dan menyediakan area untuk pengikatan tali kapal. Dalam penggunaannya, pemilihan bollard perlu disesuaikan dengan kebutuhan tambat, kondisi perairan, serta kemampuan struktur dermaga dalam menerima beban tarikan.
Apa itu Bollard Curve?
Bollard Curve adalah perangkat tambat kapal (mooring equipment) yang memiliki badan atau bagian pengikat dengan kontur melengkung. Perangkat ini umumnya ditempatkan di dermaga, pelabuhan, dan fasilitas tambat lainnya sebagai titik pengikatan tali kapal. Bentuknya menjadi salah satu ciri yang membedakannya dari model bollard lain, seperti tipe Bitt atau Tee.
Penempatan bollard perlu mengikuti perencanaan sistem tambat. Posisi pemasangan harus mendukung arah tarikan tali, memudahkan proses pengikatan, dan tidak mengganggu aktivitas operasional di sekitar dermaga. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut sejak tahap desain, pemilihan produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan fasilitas dan kondisi penggunaan di lapangan.
Fungsi Bollard Curve
Fungsi utama perangkat ini adalah menyediakan titik tambat untuk mengikat tali kapal. Ketika kapal berada di dermaga, tali tambat membantu membatasi pergerakan akibat pengaruh angin, arus, gelombang, perubahan pasang surut, maupun aktivitas operasional. Penempatan titik pengikatan yang tepat membantu menjaga posisi kapal sesuai kebutuhan selama proses sandar.
Pada saat tali menerima tarikan, beban akan diteruskan ke badan bollard, kemudian menuju bagian dasar, baut angkur (anchor bolt), dan struktur pendukung. Jalur penyaluran beban ini perlu diperhitungkan karena setiap komponen memiliki peran dalam menjaga kestabilan sistem tambat

Aplikasi Bollard Curve 50 Ton di Berbagai Jenis Dermaga
Perangkat tambat dengan kapasitas nominal 50 ton dapat dievaluasi untuk fasilitas yang membutuhkan titik pengikatan tali kapal dengan kapasitas sesuai hasil perencanaan. Penggunaannya perlu mempertimbangkan jenis kapal, aktivitas operasional, kondisi perairan, dan kemampuan struktur dermaga. Kapasitas yang lebih besar tidak otomatis berarti produk tersebut sesuai untuk setiap lokasi.
Dermaga Pelabuhan Umum
Dermaga pelabuhan umum melayani berbagai aktivitas, mulai dari kapal penumpang hingga kapal barang. Perangkat tambat membantu mempertahankan posisi kapal selama proses sandar dan kegiatan operasional berlangsung. Penentuan kapasitas perlu mengikuti karakteristik kapal yang dilayani serta susunan titik tambat di sepanjang dermaga.
Dermaga Industri
Kawasan industri yang memiliki fasilitas sandar sendiri umumnya membutuhkan perangkat tambat untuk mendukung distribusi bahan baku atau pengiriman produk melalui jalur laut. Intensitas penggunaan, karakteristik muatan, dan kondisi lingkungan menjadi beberapa faktor yang perlu diperhitungkan saat menentukan spesifikasi.
Dermaga Curah dan Kargo
Dermaga curah dan kargo mendukung pemindahan barang dalam bentuk material curah maupun muatan umum. Selama proses bongkar muat, posisi kapal perlu dijaga agar kegiatan berjalan sesuai prosedur operasional.
Dermaga Terminal Khusus
Terminal khusus yang melayani kebutuhan perusahaan atau sektor industri tertentu memerlukan sistem tambat sesuai karakteristik kapal dan pola operasionalnya. Kapasitas nominal 50 ton dapat menjadi salah satu opsi untuk dievaluasi apabila perhitungan teknis menunjukkan bahwa spesifikasi tersebut sesuai.

Spesifikasi Teknis Bollard Curve 50 Ton
Bollard Curve 50 Ton memiliki konstruksi badan melengkung dengan pelat dasar sebagai dudukan pemasangan di dermaga. Berdasarkan gambar teknik MPM Perkasa, terdapat sejumlah ukuran utama yang perlu diperhatikan untuk memastikan kecocokan produk dengan sistem tambat dan struktur pendukung. Dimensi ini dapat dijadikan acuan awal sebelum proses pemasangan dilakukan.
Dimensi Utama dan Bentuk Konstruksi
Pada gambar tampak atas, ukuran keseluruhan tercatat sebesar 810 mm pada arah vertikal dan 720 mm pada arah horizontal. Sementara itu, tampak samping menunjukkan panjang konstruksi 600 mm. Tinggi profil terbagi menjadi beberapa ukuran, yaitu 240 mm, 290 mm, dan 160 mm, dengan diameter badan bagian dalam yang ditunjukkan sebesar Ø300 mm.
Pelat Dasar dan Lubang Baut
Gambar teknik mencantumkan 6 lubang baut berdiameter Ø55 mm dengan jarak tertentu mengikuti pola pemasangan pada pelat dasar. Detail alas juga menunjukkan ukuran 60 mm dan 50 mm pada bagian tertentu. Pola lubang serta dimensi dudukan perlu dicocokkan dengan baut angkur dan fondasi beton yang digunakan.
Kesimpulan
Bollard Curve 50 Ton merupakan salah satu opsi perangkat tambat yang dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan sandar kapal di dermaga dan fasilitas pelabuhan. Konstruksinya menyediakan titik pengikatan tali, sedangkan alas dan sistem angkur berperan meneruskan gaya ke struktur pendukung.
Agar pemilihannya tepat, perhatikan kapasitas nominal, dimensi produk, material, konfigurasi baut, dan kondisi fondasi. Pastikan pula spesifikasi yang digunakan berasal dari gambar teknik varian 50 ton, bukan dari ukuran varian lain.
FAQ Bollard Curve 50 Ton
1. Apa fungsi Bollard Curve 50 Ton?
Produk ini berfungsi sebagai titik pengikatan tali kapal saat bersandar di dermaga. Beban dari tali diteruskan melalui badan perangkat, bagian dasar, dan sistem angkur menuju struktur pendukung.
2. Apa arti kapasitas nominal 50 ton?
Angka 50 ton menunjukkan kapasitas nominal yang dicantumkan pada spesifikasi produk. Angka ini bukan batas berat kapal yang dapat ditambatkan. Kesesuaian kapasitas perlu ditentukan berdasarkan perhitungan gaya tambat dan kemampuan struktur.
3. Apa saja spesifikasi yang perlu diperiksa?
Periksa kapasitas nominal, dimensi keseluruhan, material, berat, ukuran alas, jumlah dan diameter lubang baut, serta detail pemasangan. Gunakan gambar teknik khusus varian 50 ton sebagai acuan.
4. Apakah produk ini bisa dipasang pada dudukan bollard lama?
Bisa dipertimbangkan setelah pemeriksaan teknis. Ukuran alas, pola lubang baut, kondisi beton, dan sistem angkur harus sesuai. Jika terdapat perbedaan dimensi, penyesuaian perlu dievaluasi oleh tenaga teknis.
5. Bagaimana cara menentukan kapasitas bollard yang sesuai?
Penentuan kapasitas perlu mempertimbangkan karakteristik kapal, gaya tarik tali, kondisi angin dan arus, arah tarikan, konfigurasi sistem tambat, serta kekuatan struktur dermaga. Konsultasi teknis dapat membantu memastikan pilihan produk sesuai kebutuhan.
6. Bagaimana Perawatan Bollard Curve 50 Ton?
Lakukan pemeriksaan berkala pada kondisi badan produk, lapisan pelindung, baut angkur, dan beton di sekitar dudukan. Frekuensi pemeriksaan perlu disesuaikan dengan lingkungan, intensitas penggunaan, dan prosedur pemeliharaan fasilitas pelabuhan.
Produsen Bollard Curve
Sedang mencari Bollard Curve untuk proyek dermaga atau fasilitas pelabuhan? Mahameru Putra Mandiri Perkasa (MPM Perkasa) siap membantu Anda mendiskusikan kebutuhan produk, spesifikasi teknis, dan pilihan kapasitas sesuai rencana pemasangan.
Selain Bollard Curve 50 Ton, MPM Perkasa juga menyediakan beberapa macam ukuran Bollard Curve lainnya, mulai dari:
- Bollard Curve 10 Ton
- Bollard Curve 15 Ton
- Bollard Curve 25 Ton
- Bollard Curve 35 Ton
- Bollard Curve 70 Ton
- Bollard Curve 100 Ton
- Bollard Curve 150 Ton
- Bollard Curve 200 Ton
Untuk keamanan transaksi, pembayaran dilakukan melalui rekening atas nama perusahaan, bukan rekening pribadi. Untuk informasi produk dan permintaan penawaran harga, silakan hubungi Tim Mahameru Putra Mandiri Perkasa.
Email : mahameruputramandiri@gmail.com
Call & WA : 082245923265
-Fajar Achmadi-


