
Bollard Curve 25 Ton merupakan perangkat tambat kapal yang digunakan sebagai titik pengikatan tali saat kapal bersandar di dermaga. Produk ini memiliki konstruksi logam dengan bentuk melengkung yang dirancang untuk menerima gaya tarikan tali sesuai kapasitas dan spesifikasi teknisnya. Dalam penggunaannya, pemilihan bollard perlu mempertimbangkan kebutuhan tambat, kondisi perairan, serta kekuatan struktur tempat produk dipasang.
Mengenal Apa itu Bollard Curve?
Bollard Curve adalah perangkat tambat kapal (mooring equipment) yang memiliki badan atau bagian pengikat dengan kontur melengkung. Perangkat ini umumnya ditempatkan di dermaga, pelabuhan, dan fasilitas tambat lainnya sebagai titik pengikatan tali kapal. Bentuknya menjadi salah satu ciri yang membedakannya dari model bollard lain, seperti tipe Bitt atau Tee.
Bollard perlu ditempatkan sesuai perencanaan sistem tambat. Posisi pemasangan harus mendukung arah tarikan tali, memudahkan kegiatan pengikatan, dan tidak mengganggu aktivitas operasional di sekitar dermaga. Dengan memperhatikan faktor tersebut sejak awal, pemilihan produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan fasilitas.
Fungsi dalam Sistem Tambat Kapal
Fungsi utama Bollard Curve adalah menyediakan titik tambat yang kokoh untuk mengikat tali kapal. Ketika kapal berada di dermaga, tali tambat membantu membatasi pergerakan akibat pengaruh angin, arus, gelombang, maupun aktivitas operasional. Dengan titik pengikatan yang direncanakan secara tepat, posisi kapal dapat dijaga sesuai kebutuhan selama proses sandar.
Beban dari tali diterima oleh badan bollard, kemudian diteruskan melalui bagian dasar, baut angkur (anchor bolt), dan struktur pendukung. Karena itu, keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh kekuatan produk. Fondasi, pelat dasar, mutu beton, serta detail penjangkaran juga harus mampu menerima gaya yang bekerja.

Spesifikasi Teknis Bollard Curve 25 Ton
Bollard Curve 25 Ton memiliki konstruksi logam dengan badan melengkung dan alas sebagai dudukan pemasangan di dermaga. Berdasarkan gambar dari MPM Perkasa, terdapat beberapa ukuran utama yang perlu diperhatikan untuk memastikan kecocokan produk dengan struktur pendukung dan kebutuhan tambat kapal.
Dimensi dan Ukuran Alas
Pada tampak atas, dimensi alas tercatat sebesar 600 × 600 mm. Jarak antara posisi lubang baut pada arah tertentu adalah 450 mm. Sementara itu, tampak samping menunjukkan ukuran horizontal 500 mm, dengan detail alas sepanjang 450 mm serta bagian tepi 100 mm dan 50 mm sesuai garis ukur gambar.
Diameter Badan dan Lubang Baut
Bagian badan memiliki diameter Ø250 mm sesuai penunjuk pada gambar potongan. Untuk pemasangan, tersedia 4 lubang baut berdiameter Ø42 mm. Posisi dan ukuran lubang perlu dicocokkan dengan baut angkur serta dudukan beton yang telah disiapkan.
Tinggi dan Bentuk Konstruksi
Gambar mencantumkan ukuran vertikal 200 mm, 250 mm, dan 130 mm pada bagian profil, serta detail 50 mm di area alas. Bentuk melengkung menyediakan area pengikatan tali kapal, sedangkan alas berfungsi sebagai dudukan utama. Sebelum pemasangan, pastikan seluruh dimensi diperiksa kembali melalui gambar kerja dan disesuaikan dengan perencanaan struktur dermaga.

Aplikasi Bollard Curve 25 Ton di Berbagai Jenis Dermaga
Bollard Curve 25 Ton dapat dipertimbangkan untuk berbagai fasilitas tambat kapal yang membutuhkan titik pengikatan tali dengan kapasitas sesuai perencanaan. Penggunaannya tidak hanya berkaitan dengan ukuran kapal, tetapi juga jenis kegiatan di dermaga, kondisi perairan, arah tarikan tali, dan kekuatan struktur pendukung.
Dermaga Pelabuhan Umum
Dermaga pelabuhan umum melayani beragam aktivitas kapal, mulai dari proses sandar hingga kegiatan bongkar muat. Perangkat tambat digunakan untuk membantu mempertahankan posisi kapal selama berada di area tersebut.
Dermaga Industri
Pada kawasan industri yang memiliki fasilitas sandar sendiri, bollard menjadi bagian dari sistem pendukung distribusi bahan baku maupun pengiriman produk melalui jalur laut. Pemilihan perangkat perlu memperhatikan intensitas penggunaan, kondisi lingkungan, dan kebutuhan pengikatan kapal selama kegiatan operasional.
Dermaga Curah dan Kargo
Dermaga curah dan kargo digunakan untuk mendukung kegiatan pemindahan barang, baik dalam bentuk material curah maupun muatan umum. Selama proses bongkar muat, posisi kapal perlu dijaga agar kegiatan berlangsung sesuai prosedur operasional.
Dermaga Terminal Khusus
Terminal khusus yang melayani kebutuhan perusahaan atau sektor industri tertentu memerlukan sistem tambat sesuai karakteristik kapal dan aktivitasnya. Perangkat dengan kapasitas nominal 25 ton dapat dievaluasi sebagai salah satu pilihan apabila hasil perhitungan gaya tambat menunjukkan kesesuaian.
Kesimpulan
Bollard Curve 25 Ton merupakan salah satu pilihan perangkat tambat untuk mendukung kegiatan sandar kapal di dermaga dan fasilitas pelabuhan. Konstruksinya menyediakan titik pengikatan tali, sementara bagian dasar dan sistem angkur berperan dalam meneruskan gaya ke struktur pendukung. Sebelum memilih produk, pastikan kapasitas nominal sesuai dengan kebutuhan tambat dan kemampuan struktur dermaga.
FAQ Bollard Curve 25 Ton
1. Apa fungsi Bollard Curve 25 Ton?
Produk ini berfungsi sebagai titik pengikatan tali kapal saat bersandar di dermaga. Beban dari tali diteruskan melalui konstruksi bollard dan sistem angkur menuju struktur pendukung.
2. Apa arti kapasitas nominal 25 ton?
Angka tersebut menunjukkan kapasitas nominal yang dinyatakan pada spesifikasi produk. Angka ini bukan batas berat kapal yang dapat ditambatkan. Kesesuaiannya perlu ditentukan berdasarkan gaya tambat dan perhitungan teknis.
3. Apa saja spesifikasi yang perlu diperiksa?
Periksa kapasitas nominal, dimensi keseluruhan, material, berat, ukuran alas, jumlah dan diameter lubang baut, serta ketentuan pemasangan. Gunakan gambar teknik khusus varian 25 ton sebagai acuan.
4. Apakah produk ini bisa dipasang pada dudukan bollard lama?
Bisa dipertimbangkan setelah dilakukan pemeriksaan kecocokan. Dimensi alas, pola lubang baut, kondisi beton, dan sistem angkur harus dievaluasi sebelum pemasangan.
5. Bagaimana menentukan bollard yang sesuai untuk dermaga?
Pertimbangkan karakteristik kapal, gaya tambat, kondisi perairan, arah tarikan tali, serta kekuatan struktur dermaga. Evaluasi teknis diperlukan untuk menentukan kapasitas dan konfigurasi yang sesuai.
6. Apakah bollard membutuhkan perawatan rutin?
Ya. Pemeriksaan berkala perlu mencakup kondisi permukaan, lapisan pelindung, baut angkur, dan beton di sekitar dudukan. Jadwal perawatan sebaiknya disesuaikan dengan lingkungan serta intensitas penggunaan.
Konsultasikan Kebutuhan Bollard Curve
Sedang mencari Bollard Curve untuk kebutuhan dermaga atau proyek pelabuhan? Mahameru Putra Mandiri Perkasa (MPM Perkasa) siap membantu Anda mendiskusikan kebutuhan produk, spesifikasi teknis, dan pilihan kapasitas yang sesuai dengan rencana pemasangan.
Selain Bollard Curve 25 Ton, MPM Perkasa juga menyediakan beberapa macam ukuran Bollard Curve lainnya, mulai dari:
- Bollard Curve 10 Ton
- Bollard Curve 15 Ton
- Bollard Curve 35 Ton
- Bollard Curve 50 Ton
- Bollard Curve 70 Ton
- Bollard Curve 100 Ton
- Bollard Curve 150 Ton
- Bollard Curve 200 Ton
Untuk keamanan transaksi, pembayaran dilakukan melalui rekening atas nama perusahaan, bukan rekening pribadi. Untuk informasi produk dan permintaan penawaran harga, silakan hubungi Tim Mahameru Putra Mandiri Perkasa.
Email : mahameruputramandiri@gmail.com
Call & WA : 082245923265
-Fajar Achmadi-


