![]() |
| Bollard Dermaga |
Pendahuluan Bollard Dermaga
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia
memiliki ketergantungan yang sangat tinggi pada sektor maritim sebagai tulang
punggung konektivitas antarwilayah dan logistik nasional. Dalam mendukung
operasional pelabuhan yang sibuk, infrastruktur penunjang yang mumpuni menjadi
aspek yang tidak dapat ditawar. Salah satu komponen krusial dalam struktur
dermaga di seluruh nusantara adalah bollard atau bolder.
Bollard dermaga berfungsi sebagai titik tambat utama yang
menahan beban tarik kapal saat bersandar, memastikan keamanan proses bongkar
muat dari pengaruh arus kuat, angin, dan pasang surut air laut yang ekstrem di
perairan Indonesia.
Apa itu Bollard Dermaga?
Bollard Dermaga adalah salah satu komponen vital dalam
sistem tambat kapal di pelabuhan. Meski terlihat sederhana seperti tiang logam
di tepi dermaga, fungsi utamanya sangat penting dalam memastikan keselamatan
kapal, awak, dan infrastruktur dermaga.
Secara sederhana, bollard adalah “jangkar di
darat” yang memastikan kapal tetap diam pada posisinya, tidak hanyut
terbawa arus, angin, atau gelombang saat proses bongkar muat maupun saat
parkir.
![]() |
| Bollard Dermaga |
Fungsi Bollard Dermaga: Penjaga Sandar yang Tangguh
Fungsi Bollard Dermaga ketika kapal mendekati pelabuhan atau
merapat di dermaga kemudian tali diturunkan dan diikatkan pada Bollard dermaga
agar kapal tetap berada di dermaga, tidak lari terbawa arus atau gelombang laut
selama mengadakan aktifitas bongkar muat kapal atau kegiatan lain seperti
perbaikan atau pengisian bahan bakar. Bollard dermaga besi cor tambatan kapal
digunakan pada dermaga sebagai komponen penambatan tali kapal saat kapal
sandar.
1. Tempat Tambat Tali Kapal
Fungsi utama bollard adalah sebagai titik tambat tempat
diikatkannya tali mooring (tali kapal). Tali ini membantu:
- Menahan posisi kapal tetap stabil saat sandar.
- Menghindari pergeseran kapal akibat arus laut atau angin.
- Memastikan kapal tidak bergerak berlebihan selama proses
bongkar muat.
Tanpa bollard yang kuat dan terpasang dengan baik, kapal
bisa mengalami geser atau bahkan hanyut, terutama saat kondisi cuaca buruk.
2. Menahan Gaya Tarik dari Kapal
Ketika kapal bersandar, tali mooring akan menarik dengan
gaya tertentu — ini bisa berasal dari:
- Gaya dorong kapal saat manuver.
- Tarikan arus air laut atau ombak.
- Gaya geser akibat angin.
Bollard harus memiliki kapasitas tarik (bollard pull
capacity) yang cukup besar agar tidak patah atau tercabut dari fondasi saat
menahan gaya tersebut.
Contoh: Sebuah kapal niaga besar bisa menghasilkan gaya tarik lebih
dari 50 ton. Karena itu, bollard di pelabuhan komersial harus mampu menahan
gaya sebesar itu atau lebih.
3. Menjaga Keamanan dan Kelancaran Bongkar Muat
Stabilitas kapal selama bersandar sangat penting, terutama
jika sedang:
- Bongkar muat barang.
- Turun-naiknya penumpang.
- Mengisi bahan bakar (bunkering).
- Kegiatan logistik lainnya.
Dengan bollard yang baik dan sistem mooring yang tepat,
kegiatan tersebut bisa berjalan aman dan efisien, tanpa risiko kapal bergeser
atau tali tambat lepas.
4. Membantu Proses Manuver Kapal
Dalam beberapa kasus, bollard juga digunakan sebagai bagian
dari:
- Manuver sandar kapal menggunakan tugboat.
- Tambatan darurat, misalnya saat kapal perlu berlabuh cepat
karena gangguan mesin atau cuaca.
5. Sebagai Komponen Pengaman Pelabuhan
Bollard juga membantu melindungi struktur dermaga dari beban
tarik kapal yang sangat besar. Biasanya, bollard dipasang bersamaan dengan
komponen pelindung lain seperti:
- Rubber Fender V, yang menyerap energi benturan kapal.
- Bollard Beton, yang bisa digunakan untuk tambatan kapal
kecil atau pembatas zona akses.
![]() |
| Bollard Dermaga |
Jenis dan Kapasitas Bollard Dermaga
Jenis dan kapasitas bollard dipilih berdasarkan klasifikasi
ukuran kapal dan frekuensi kunjungan kapal. Meski sering kali luput dari
perhatian, Bollard Dermaga adalah komponen penting yang menjamin kelancaran dan
keselamatan operasional pelabuhan. Tanpa bollard yang kuat dan andal, proses
tambat kapal bisa sangat berisiko. Maka dari itu, desain, pemasangan, dan
pemeliharaan bollard harus menjadi perhatian utama dalam setiap proyek
pelabuhan.
1. Bitt Bollard
Bitt Bollard juga disebut sebagai straight bollard karena
bentuknya yang statis dengan pembatas diatasnya berbentuk bulat. Bitt bollard
ini kami produksi menggunakan bahan besi cor (cast iron). Kapasitas bitt
bollard ini berkisar antara 10 ton – 200 ton.
![]() |
| Tabel Bollard Bitt |
2. Tee Bollard
Tee Bollard yang satu ini sering dinamakan bollard jamur
karena bentuknya yang menyerupai jamur. Tee bollard juga berbahan dasar cor
logam (besi cor). Kapasitas beban Tee Bollard juga antara 10 ton – 200 ton.
3. Curve Bollard
Curve Bollard Jenis Bollard Dermaga ini sering disebut juga
dengan Harbour Bollard. Banyak orang mengatakan bentuk Bollard Dermaga /
bollard dermaga ini menyerupai cocor bebek. Curve Bollard yang kami produksi
juga menggunaan bahan baku besi cor (cast iron) dengan kapasitas beban antara
10 ton – 200 ton.
![]() |
| Tabel Bollard Curve |
![]() |
| Tabel Bollard Curve |
4. Staghorn Bollard
Staghorn Bollard. Banyak orang mengatakan bentuk Bollard
Dermaga / bollard dermaga ini menyerupai tanduk rusa karena memiliki dua
proyeksi melengkung ke samping. Staghorn Bollard yang kami produksi juga
menggunakan bahan baku besi cor (cast iron) dengan kapasitas beban antara 10
ton – 200 ton, yang sangat efektif untuk menahan tali tambat dengan sudut
kemiringan yang curam.
![]() |
| Bollard Dermaga |
FAQ Bollard Dermaga
1. Apa itu Bollard Dermaga?
Jawab: Bollard dermaga (atau sering disebut bolder) adalah
komponen infrastruktur pelabuhan berupa tiang pendek yang sangat kuat,
berfungsi sebagai titik tambat (pengikat) tali kapal saat bersandar.
2. Apa fungsi utama bollard dermaga?
Jawab: Fungsi utamanya adalah sebagai titik pengikat
(penambatan) tali kapal saat bersandar di dermaga. Bollard harus mampu menahan
gaya tarik yang besar akibat beban kapal, arus laut, angin, dan pasang surut
air agar kapal tetap pada posisinya dan tidak hanyut.
3. Apa saja jenis-jenis bollard yang umum digunakan?
Jawab: Setiap jenis memiliki karakteristik sesuai dengan
ukuran kapal dan kondisi perairan:
a. Tee Head (Tee Bollard): Berbentuk seperti huruf “T”,
sangat umum digunakan karena mampu menahan sudut tali yang lebar.
b. Curve Bollard (Cocor Bebek): Memiliki bentuk melengkung,
ideal untuk dermaga dengan perbedaan pasang surut yang tinggi.
c. Bitt Bollard (Single/Double): Berbentuk tiang tegak (pion).
Double bitt sering digunakan untuk kapal kargo besar karena kekuatannya.
d. Staghorn / Horn Bollard: Memiliki dua “tanduk”
yang memudahkan pengikatan tali dari berbagai arah, cocok untuk kondisi cuaca
ekstrem.
4. Dari material apa bollard dibuat?
Jawab: Material harus memiliki ketahanan tinggi terhadap
korosi dan beban tarik:
- Ductile Cast Iron (FCD): Paling populer karena kuat, tahan
benturan, dan lebih tahan korosi dibanding besi cor biasa.
- Cast Steel (Baja Tuang): Sangat kuat untuk beban ekstrem,
namun memerlukan perawatan cat anti-karat yag lebih intensif.
5. Berapa kapasitas beban (Safe Working Load) bollard?
Jawab: Kapasitas bollard sangat bervariasi tergantung desain
dermaga, mulai dari 5 Ton hingga 200 Ton. Pemilihannya didasarkan pada bobot
mati kapal (DWT) yang direncanakan akan bersandar.
![]() |
| Bollard Dermaga |
Kesimpulan
Bollard dermaga merupakan komponen infrastruktur pelabuhan
yang sangat vital karena berfungsi sebagai titik tambat utama untuk menjaga
posisi kapal agar tetap stabil saat bersandar. Kesimpulan utamanya adalah bahwa
pemilihan bollard tidak boleh dilakukan secara sembarangan; harus disesuaikan
dengan kapasitas beban (SWL), kondisi pasang surut air laut, serta jenis kapal
yang akan berlabuh. Material yang digunakan, seperti besi cor ductile (FCD)
atau baja tuang, memegang peranan krusial dalam memberikan kekuatan tarik masif
sekaligus ketahanan terhadap korosi lingkungan laut yang ekstrem.
Kami menyediakan bollard dermaga yang dirancang untuk
menghadapi kondisi lingkungan laut yang paling korosif sekalipun. Menggunakan
material pilihan seperti Ductile Cast Iron (FCD) dan Cast Steel berkualitas
tinggi.
Mengapa Membeli di Kami?
- Daya Tahan Ekstrem: Dilapisi dengan teknologi coating
anti-korosi terbaru, bollard kami mampu meminimalisir biaya perawatan jangka
panjang Anda.
- Presisi Desain: Mulai dari tipe T-Head, Curve (Cocor Bebek),
Bitt, hingga Staghorn, semua diproduksi dengan akurasi tinggi untuk memudahkan
proses penambatan tali kapal secara efisien.
- Kepatuhan Standar Internasional: Produk kami mengikuti
standar kualitas global, memberikan jaminan keamanan bagi kapal-kapal besar
yang bersandar di dermaga Anda.
- Dukungan Teknis Ahli: Kami tidak hanya menjual barang. Tim
ahli kami siap membantu Anda menghitung spesifikasi angkur dan metode
pemasangan yang paling tepat sesuai dengan kondisi struktur dermaga Anda.
Kami Mahameru Putra Mandiri Perkasa (MPM Perkasa) merupakan
salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang ndustri karet konstruksi serta
aksesoris pelabuhan. Kami memproduksi segala jenis produk karet dan cast iron
yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif.
Bollard Dermaga yang kami tawarkan mulai dari Bollard Bitt,
Bollard Curve, Bollard Tee, dan Bollard Staghorn serta Anchor Bolt Galvanis.
Semua produk kami memiliki reputasi baik yang terbukti luas
dalam menghasilkan produk dengan material karet berkualitas serta layak uji.
Mahameru Putra Mandiri Perkasa selalu berusaha untuk
memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.
Account Rekening atas nama Perusahaan (bukan atas nama
pribadi). Sehingga menjamin keamanan setiap transaksi dengan konsumen. Informasi dan permintaan penawaran harga terbaik hubungi
kami :
Email : mahameruputramandiri@gmail.com
Call & WA : 082245923265
-Fajar Achmadi-


.webp)
.webp)
.webp)


.webp)

.webp)
.webp)
