![]() |
| Distributor Curve Bollard Termurah di Tanjung Pinang |
Curve Bollard Penambat Tali Kapal yang Handal
Sebagai gerbang utama sekaligus pusat konektivitas maritim
di Kepulauan Riau, pelabuhan di Tanjung Pinang memegang peranan vital dalam
mobilitas orang dan logistik antar pulau. Di balik hiruk pikuk kapal ferry dan
kargo yang bersandar di Pelabuhan Sri Bintan Pura, terdapat komponen
infrastruktur krusial yang sering luput yaitu Curve Bollard.
Komponen ini bukan sekadar aksesoris dermaga, melainkan
titik tumpu utama yang menahan beban tarikan kapal dari terjangan arus Selat
Riau yang dinamis. Mengingat frekuensi sandar yang tinggi dan kondisi perairan
tropis yang korosif, pemilihan serta perawatan bollard menjadi standar mutlak
demi menjamin keselamatan operasional pelabuhan dan efisiensi transportasi laut
di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau ini.
Pengertian Tentang Curve Bollard
Curve Bollard merupakan perangkat penambat kapal pada
dermaga yang memiliki desain fisik menyerupai tanduk yang melengkung ke arah
belakang. Bentuknya yang unik dirancang secara khusus untuk memfasilitasi sudut
tali tambat (mooring lines) yang lebih bervariasi, baik secara horizontal
maupun vertikal.
Bollard ini terbuat dari dua bahan yaitu besi cor dan baja
cor.yang paling banyak kami buat adalah menggunakan material besi cor atau
ferro. Kedua material ini sangat kuat menahan beban yang sesuai dengan
peruntukan nya. Dan ketahanan terhadap air laut juga telah teruji.
![]() |
| Distributor Curve Bollard Termurah di Tanjung Pinang |
Peran Penting Serta Keunggulan Bollard Curve di Dermaga
bollard memegang peranan yang tidak tergantikan dalam
ekosistem pelabuhan. Di wilayah dengan aktivitas maritim yang padat seperti
Tanjung Pinang, fungsi alat ini melampaui sekadar tempat mengikat tali. Berikut
adalah analisis mendalam mengenai fungsi penting serta keunggulan komparatifnya
dibandingkan tipe bollard lainnya:
Fungsi Penting Curve Bollard
Fungsi utama bollard ini sebagai titik tumpu keamanan
statis. Saat kapal bersandar, energi kinetik dari arus laut dan angin terus
mendorong badan kapal. Bollard ini menyalurkan beban tarikan tersebut ke
struktur beton dermaga melalui sistem anchor bolt yang tertanam dalam.
Selain itu, desain lengkungnya berfungsi sebagai pemandu
sudut tali. Di pelabuhan yang memiliki rentang pasang surut tinggi, posisi
kapal terhadap dermaga akan berubah secara vertikal. Bollard tipe ini
memastikan tali tambat tetap berada pada posisinya tanpa risiko slip atau
tergesek berlebihan pada tepian dermaga, sehingga memperpanjang usia pakai tali
kapal (hawser).
Keunggulan Dibanding Tipe Lainnya
Jika dibandingkan dengan Bitt Bollard (tiang lurus) atau Tee
Bollard, Bollard ini memiliki beberapa keunggulan spesifik:
- Keamanan Sudut Vertikal yang Lebih Baik: Berbeda dengan
straight bollard yang berisiko membuat tali terlepas ke atas saat kapal berada
jauh lebih tinggi dari dermaga (saat pasang), lengkungan pada bollard bertindak
sebagai pengait alami. Hal ini sangat krusial untuk dermaga yang melayani
berbagai jenis kapal dengan ketinggian dek yang berbeda-beda.
- Distribusi Beban yang Optimal: Desainnya yang condong ke
belakang memungkinkan distribusi gaya tarik yang lebih merata ke dasar pondasi.
Pada tipe Tee, beban sering kali terpusat pada bagian “topi” bollard,
sementara pada tipe curve, bentuk geometrisnya membantu meminimalkan momen
puntir pada baut pengencang.
- Kemudahan Operasional (Multi-Mooring): bollard ini memungkinkan
beberapa tali dari kapal yang berbeda atau sudut yang berbeda untuk ditambatkan
pada satu bollard tanpa saling tumpang tindih secara berbahaya. Hal ini
memberikan fleksibilitas bagi petugas tambat (mooring crew) dalam mengatur
posisi kapal di area dermaga yang terbatas.
- Daya Tahan Terhadap Gesekan: Permukaan melengkung yang halus
mengurangi risiko abrasi pada tali tambat. Tipe lain yang memiliki sudut tajam
atau baut yang menonjol sering kali merusak serat tali, yang dalam jangka
panjang dapat membahayakan keselamatan karena risiko tali putus mendadak.
![]() |
| Curve Bollard 25T |
![]() |
| Curve Bollard 50T |
![]() |
| Curve Bollard 100T |
Spesifikasi Curve Bollard
Spesifikasi teknis merupakan parameter krusial yang
menentukan legalitas dan keamanan sebuah dermaga. Mengingat kondisi perairan
Tanjung Pinang yang memiliki arus dinamis, standarisasi material dan dimensi
menjadi hal yang tidak boleh ditawar.
1. Material dan Standar Mutu
Secara umum, bollard berkualitas tinggi diproduksi
menggunakan material FCD (Fluida Cast Iron/Ductile Iron) atau Cast Steel (Baja
Cor). Penggunaan besi cor nodular (FCD) lebih disukai karena memiliki tingkat
elastisitas yang lebih baik dibandingkan besi cor biasa, sehingga tidak mudah
retak saat menerima beban kejut (impact load) dari kapal. Standar mutu yang
digunakan biasanya mengacu pada JIS G5502 atau ASTM A536.
2. Kapasitas Beban (Safe Working Load)
Kapasitas bollard ini sangat bervariasi tergantung pada
besar kapal yang akan dilayani. Untuk dermaga di wilayah Kepulauan Riau,
spesifikasi yang umum digunakan adalah:
- Dermaga Ferry/Kapal Cepat: Kapasitas 10 hingga 30 Ton.
- Dermaga Kargo/Logistik: Kapasitas 50 hingga 150 Ton. Angka
ini menunjukkan beban tarik maksimum yang dapat ditahan secara aman sebelum
struktur bollard atau baut pengikat mengalami deformasi.
3. Sistem Pengangkuran (Anchoring System)
Kekuatan bollard sangat bergantung pada sistem angkur yang
tertanam di dalam beton dermaga. Spesifikasi teknisnya meliputi:
- Anchor Bolts: Terdiri dari sejumlah baut (biasanya 4 hingga
8 buah) dengan diameter besar (M24 hingga M64).
- Material Baut: Seringkali menggunakan baja karbon dengan
lapisan Galvanis untuk mencegah karat akibat paparan air laut.
4. Lapisan Pelindung (Coating)
Karena berada di lingkungan laut yang sangat korosif,
spesifikasi teknis wajib mencakup sistem pengecatan khusus. Umumnya menggunakan
Epoxy Coating dengan ketebalan minimal 200–300 mikron. Lapisan ini berfungsi
melindungi logam dari oksidasi air garam yang dapat memperpendek usia teknis
alat hingga 50%.
5. Dimensi dan Berat
Setiap kapasitas memiliki dimensi standar, misalnya untuk
kapasitas 50 Ton, tinggi bollard biasanya berkisar antara 400–600 mm dengan
berat unit mencapai ratusan kilogram guna memastikan stabilitas mekanis saat
terpasang.
![]() |
| Tabel Curve Bollard |
![]() |
| Tabel Curve Bollard |
FAQ Umum Curve Bollard
1. Apa yang dimaksud dengan Curve Bollard?
Jawab: Curve Bollard adalah perangkat penambat kapal
berbahan logam (besi/baja cor) yang dipasang di tepi dermaga dengan bentuk
melengkung menyerupai tanduk untuk mengikat tali kapal agar posisi kapal tetap
stabil saat bersandar.
2. Mengapa desainnya harus melengkung?
Jawab: Desain melengkung bertujuan untuk mengunci tali
tambat agar tidak mudah terlepas ke atas (slip) saat terjadi perubahan
ketinggian air laut (pasang-surut) atau saat kapal bergoyang akibat gelombang.
3. Bahan apa yang terbaik untuk bollard di perairan seperti
Tanjung Pinang?
Jawab: Besi cor nodular (Ductile Iron FCD 450) atau baja cor
(Cast Steel) adalah pilihan terbaik karena memiliki ketahanan tarik yang tinggi
dan tidak mudah getas dibandingkan besi cor biasa.
4. Bagaimana cara menentukan kapasitas (tonase) bollard yang
dibutuhkan?
Jawab: Kapasitas ditentukan berdasarkan bobot mati kapal
(DWT) terbesar yang direncanakan bersandar, kecepatan arus, serta kekuatan
angin di lokasi dermaga tersebut.
5. Berapa jumlah baut angkur (anchor bolt) yang ideal?
Jawab: Biasanya berkisar antara 4 hingga 8 baut, tergantung
pada kapasitas tonase bollard. Semakin besar kapasitasnya, semakin banyak dan
tebal baut angkur yang diperlukan.
![]() |
| Distributor Curve Bollard Termurah di Tanjung Pinang |
Kesimpulan
Curve bollard bukan sekadar komponen pelengkap, melainkan
pilar keselamatan yang menjamin stabilitas aktivitas maritim di dermaga Tanjung
Pinang. Desain lengkungnya yang khas memberikan fleksibilitas tinggi dalam
menghadapi dinamika pasang surut air laut dan tarikan beban kapal yang intens.
Dengan spesifikasi material baja cor yang tangguh dan sistem
pengangkuran yang presisi, infrastruktur ini mampu meminimalkan risiko
kecelakaan kerja serta kerusakan dermaga. Investasi pada pemilihan bollard
berkualitas dan perawatan rutin terhadap korosi adalah langkah krusial bagi
otoritas pelabuhan.
Kami hadir sebagai solusi terpercaya untuk kebutuhan marine
bollard dengan standar internasional. Produk Curve Bollard kami dirancang
khusus untuk menghadapi tantangan korosi tinggi dan beban tarik ekstrem.
Mengapa Anda Harus Memilih Curve Bollard dari MPM Perkasa?
- Material Mutu Tinggi: Kami hanya menggunakan material
Ductile Cast Iron (FCD) dan Cast Steel pilihan yang telah melewati uji
laboratorium. Material ini memastikan bollard tidak mudah retak atau patah saat
menerima beban kejut (impact load) dari kapal besar.
- Lapisan Pelindung Ekstra: Menyadari tingginya kadar garam di
perairan Indonesia, setiap unit produk kami dilapisi dengan high-performance
epoxy coating.
- Presisi Sistem Angkur: Kami menyediakan paket lengkap dengan
anchor bolts berkualitas yang telah disesuaikan dengan kapasitas tonase.
- Sertifikasi dan Pengujian: Setiap produk yang keluar dari
gudang kami telah melalui proses Quality Control yang ketat.
Hubungi Kami Hari Ini! Dapatkan penawaran harga kompetitif
dan diskon khusus untuk pengadaan proyek anda. Kami siap melakukan pengiriman
ke seluruh wilayah Tanjung Pinang, Batam, dan seluruh pelosok Kepulauan Riau
dengan layanan logistik yang cepat dan aman.
Selain dari Curve Bollard, Kami Mahameru Putra Mandiri Perkasa juga menyediakan berbagai macam Bollard, seperti
Kami Mahameru Putra Mandiri Perkasa merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri karet konstruksi serta aksesoris pelabuhan. Kami memproduksi segala jenis produk karet dan cast iron yang beragam dengan kualitas material serta harga yang kompetitif.
Account Rekening atas nama Perusahaan (bukan atas nama pribadi). Sehingga menjamin keamanan setiap transaksi dengan konsumen. Informasi dan permintaan penawaran terbaik hubungi kami :
Email : mahameruputramandiri@gmail.com
Call & WA : 082245923265
-Fajar Achmadi-


.webp)
.webp)




.webp)
.webp)
